Passirikia Bos: Pertanyaannya. Siapa Yang  Pernah Pakasiriki ?. Sehingga Dana Bos Menjadi Beban.

mediahitamputih.com.—-Apa kira-kira yang telah di perbuat Pemda Takalar dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Takalar sehingga membuat Apk PASSIRIKIA Bos. Kata “PASSIRIKIA” dalam arti yang sangat sederhana adalah “Minta tolong. Karena kepepet”. Atau dalam pengertian lain bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pernah “Ni Paka Siri” sehingga minta “NI PASSIRIKI;.

Kata PASSIRIKIA BOS,  seyogyanya tidak lah patut untuk di jadikan nama Apk untuk instansi sekadar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, karena mengandung arti yang sebenarnya kurang  mendidik. Pertanyaannya siapakah yang PAKASIRIKI sehingga minta NI PASSIRIKI ???.

Ataukah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sudah devisit anggaran sehingga minta “Ni PASSIRIKI”  kepada 243 SD dan 52 SMP melalui Dana Bos ?. entahlah.

Berangkat dari nama APK yang disorot tidak patut.  Muncul lagi Kesan panen perdana panitia pelatihan Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) TA 2026 yang dilaksanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) Kabupaten Takalar perlahan mencuat kepermukaan.

Pasalnya, kisaran ratusan juta dana BOS untuk 243 Sekolah Dasar dan 52 Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Takalar yang ikuti pelatihan di Makassar. Klasifikasinya, setiap sekolah dibebani setoran sebesar Rp1,5 juta dengan mengirimkan peserta 2 orang.

Informasi menyebutkan, Pelatihan bertajuk penggunaan aplikasi (Apk) PASSIRIKIA BOS ini cukup membebani BOS melalui Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) TA 2026.

“Saya tidak perlu menyebut angka rupiahnya, cukup nominalnya jutaan,” ungkap sumber layak percaya disalah satu sekolah.

Secara keseluruhan biaya yang digunakan untuk pelatihan per-dua orang peserta per-sekolah, sumbernya dari dana operasional sekolah. Beban biayanya menurut kabar cukup besar terhitung akomodasi, transpor peserta dan narasumber serta biaya lainnya termasuk panitia.

Sementara pihak panitia di Dikdas menurut kabar, sama sekali tak menyentuh dananya karena secara keseluruhan dari uang yang terkumpul dikembalikan ke masing-masing peserta melalui transportasi dan akomodasinya.    (wf)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*