Bupati Takalar: Jembatan Penghubung Garassi – Parialau Rencana Dibangun Dengan Menggunakan Konstruksi Aramco

mediahitamputih.com.—-Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye meninjau langsung lokasi rencana pembangunan Jembatan Garassi di Lingkungan Paria Lau’, Kelurahan Takalar, Kecamatan Mappakasunggu, Senin (13/7/2026).

Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari persiapan pembangunan jembatan yang akan menghubungkan Kecamatan Mappakasunggu dengan Kecamatan Mangarabombang melalui Sungai Pappa yang bermuara ke Selat Makassar.

Daeng Manye tiba di lokasi sekitar pukul 16.30 Wita didampingi Kepala Dinas PUPRPKP Takalar Budiar Rosal Saleh. Turut hadir dua tenaga ahli jasa konstruksi untuk meninjau kondisi lapangan dan rencana teknis pembangunan.

Jembatan Garassi direncanakan menghubungkan Lingkungan Paria Lau’, Kelurahan Takalar, dengan Garassi, Desa Banggae, Kecamatan Mangarabombang.

Paria Lau’ berjarak sekitar tujuh kilometer dari pusat ibu kota kecamatan.

Sedangkan Garassi berjarak sekitar 13 kilometer jika ditempuh melalui jalur darat yang ada saat ini.

Selama ini, masyarakat dari kedua wilayah harus memutar melalui jalur ibu kota kecamatan dengan jarak sekitar 20 kilometer. Kehadiran jembatan tersebut diperkirakan dapat memangkas jarak tempuh sekaligus meningkatkan kelancaran mobilitas warga.

Rencana jembatan memiliki panjang sekitar 100 meter dan diharapkan menjadi salah satu infrastruktur strategis yang mendukung aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

Daeng Manye mengatakan pembangunan jembatan tersebut bukan sekadar menghubungkan dua wilayah yang dipisahkan sungai. Menurutnya, jembatan itu akan menjadi bagian dari konektivitas yang lebih luas bagi Kabupaten Takalar.

“Ya, ini saya lagi melihat Jembatan Garassi yang menghubungkan dua wilayah di Kelurahan Takalar dengan Desa Banggae. Kehadiran jembatan ini diharapkan membantu masyarakat sekaligus mendorong perekonomian Takalar,” kata Daeng Manye.

Ia menjelaskan jalur tersebut nantinya menjadi salah satu poros yang menghubungkan Takalar menuju Jeneponto dan kawasan sekitarnya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Takalar juga menyiapkan pembangunan belasan jembatan menggunakan konstruksi Aramco.

Daeng Manye menyebut jumlahnya diperkirakan mencapai 14 hingga 15 unit. Menurutnya, model Aramco dipilih karena proses pembangunannya lebih efisien dan waktu pengerjaannya relatif lebih cepat.

“Takalar memiliki banyak sungai. Karena itu kami mencari solusi yang bisa mempercepat keterhubungan antarwilayah. Jembatan bukan hanya soal melintasi sungai, tetapi membuka akses warga menuju sekolah, layanan kesehatan, dan pusat ekonomi dengan perjalanan yang lebih singkat,” ujar Daeng Manye.

Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus mengupayakan pembangunan infrastruktur yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Pembangunan Jembatan Garassi diharapkan menjadi salah satu proyek strategis yang memperkuat konektivitas antarwilayah di bagian selatan Kabupaten Takalar.(*)

Sumber: Tribun Timur

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*