Bupati Daeng Manye: Siapkan Inovasi Baru untuk Festival Ponpes Takalar Tahun 2027 Nanti.

mediahitamputih.com.—-Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye mulai mematangkan rencana pengembangan Festival Pondok Pesantren se-Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, untuk penyelenggaraan 2027.

Hal itu dibahas dalam pertemuan bersama panitia dan pimpinan pondok pesantren di Rest Area Mangadu, Kelurahan Mangadu, Kecamatan Mangarabombang, Selasa (3/11/2026), Sore.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi agenda pembubaran panitia Festival Pondok Pesantren yang berlangsung pada 22 hingga 24 Oktober 2026.lalu.

Meski festival perdana telah berakhir, Daeng Manye masih memberikan perhatian terhadap keberlanjutan kegiatan tersebut.

Dia ingin penyelenggaraan berikutnya tidak sekadar mengulang kegiatan sebelumnya, tetapi menghadirkan konsep yang lebih berkembang.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Festival Pondok Pesantren pertama ini berjalan dengan baik. Tentu masih ada kekurangan yang perlu kita evaluasi bersama,” ujar Daeng Manye.

Menurutnya, festival tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial atau perlombaan.
Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bagi santri untuk menunjukkan kreativitas, kemampuan, dan potensi yang dimiliki.

“Untuk tahun 2027, kita ingin pelaksanaannya lebih meriah dan lebih berkualitas. Masukan dari para pimpinan pondok pesantren dan panitia akan menjadi bahan perbaikan,” katanya.

Daeng Manye juga membuka peluang penambahan variasi kegiatan pada festival mendatang.

Beberapa kategori yang dapat dikembangkan di antaranya tahfiz Al-Qur’an, pidato bahasa Inggris, serta berbagai kreativitas santri lainnya.

“Kita juga akan menambah variasi kegiatan, sehingga lebih banyak potensi santri yang bisa ditampilkan,” ujarnya.
Dia berharap Festival Pondok Pesantren dapat menjadi agenda tahunan Kabupaten Takalar.

Selain mengembangkan bakat santri, kegiatan tersebut diharapkan memperkuat silaturahmi dan kerja sama antarpimpinan pondok pesantren.

“Harapan kita, festival ini menjadi agenda tahunan Kabupaten Takalar sekaligus wadah mempererat silaturahmi seluruh pondok pesantren,” tuturnya.

Pertemuan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Takalar Achmad Rivai.
Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Takalar Dody Ryan Saputra.
Turut hadir Camat Galesong Utara Mohammad Faisal Irfan dan Camat Sanrobone Irham L.

Sejumlah pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Takalar juga turut menghadiri pertemuan tersebut.
Melalui evaluasi dan pembahasan tindak lanjut ini, Pemerintah Kabupaten Takalar berharap Festival Pondok Pesantren 2027 menghadirkan kegiatan lebih beragam.Kegiatan tersebut juga diharapkan melibatkan lebih banyak potensi santri.(YUNK)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*